
IG : https://www.instagram.com/linktech_cctv/



email : ariyaandro@gmail.com
POSTING 821

Pengertian Virtualisasi KVM
Virtualisasi merupakan teknik untuk menyembunyikan fisik dari sumber daya komputer/server yang berinteraksi dengan sumber daya tersebut. Jadi, Virtualisasi merupakan suatu teknologi yang membuat sistem yang bekerja dalam mesin virtual (berupa server fisik nyata).

Misalnya 1 komputer yang terdapat 1 OS utama (misalnya Windows 10). Lalu di dalam OS tersebut terdapat beberapa mesin virtual (komputer) dengan berbagai sistem operasi(OS) didalamnya. Misalnya Ubuntu Linux, Windows dan sebagainya. biasa menyebutnya dengan komputer di dalam komputer. Sama halnya dengan VPS. Komputer yang menjadi komputer induk digunakan untuk membuat server. Sehingga mesin virtual yang berada di dalamnya disebut Virtual Server. Virtual Server akan berjalan pada suatu server induk yang biasa disebut Node/ Hypervisor.
KVM merupakan singkatan dari Kernel Based Virtual Machine (KVM). Mesin virtualnya berdasar dari kenel server. KVM menyebabkan user dapat leluasa menggunakan OS apapun yang mereka inginkan seperti linux, windows maupun yang lainnya. Oleh karena itu, virtualisasi KVM ini dikenal pula dengan istilah semi dedicated server.
Keunggulan Teknologi KVM ?
- Lebih Efisien Tipe KVM ini merupakan bentuk virtualisasi paling efisien karena aktivitas dari satu Virtual Server tidak akan berpengaruh terhadap Virtual Server yang lain dalam satu Hypervisor.
- Memiliki RAM dan CPU sendiri Setiap user memiliki RAM dan CPU nya masing- masing. Sehingga kinerja masing masing VPS (Virtual Server) tidak akan mengganggu aktivitas VPS lain.
- Penggunana sistem operasi yang bermacam-macam Dapat menggunakan bermacam- macam sistem operasi seperti Linux atau Windows
- Cocok digunakan untuk website yang membutuhkan resource tinggi
- Cocok digunakan untuk website yang ramai pengunjung tiap harinya
Trial Hosting VM KVM
ok bahasan kali ini agak berbeda dikarenakan mimin sedang tertarik dengan salah satu provider web hosting yang menambah layanan VPS nya ke Virtual Machine yang tentunya semakin fleksibel dalam mengatur kebutuhan VPS hingga ketingkat OS yang bebas kita installasikan kedalamnya dan itu sedang mimin coba gratis selama 2 minggu kedepan.
spesifikasi yang diciba yaitu yang paling perform di paket VM X Pro MAX yang harganya sudah cukup kompetitif dengan provider lainnya.

berikut detail spek yang didapat setelah request trial, status aktif bukan menunjukan VM telah running. default VM status belum start/running jadi perlu start manual terlebih dahulu.


dengan kondisi default sudah stanby OS CentOS-7 64bit beserta IP public yang telah tersedia langsung. namun IP Public disini secara keterangan paket penjualannya tidak ada tambahan kata static atau dynamic, soo mimin anggap static saja dalam kasus ini. dikarenakan menurut mimin IP public bisa saja dynamic untuk beberapa bulan atau setahun sekali akan kena refresh IP.

untuk SSL tidak tersedia free secara langsung, dan biasanya VM seperti ini akan di setup lebih lanjut langsung ke dalam OS.
Memulai Akses Layanan

hasil ping IP public dari luar memperoleh hasil yang masih bagus dengan time masih dibawah 100ms, mimin menggunakan jaringan Tsel saat pengujuan.

di atas mencoba akses dengan SSH dan terlihat mask /29 yang didapat.

dari pengecekan awal terlihat mamng benar mendapat 9 core sesuai paket yang diinfokan, namun ada detail yang terlihat lebih lanjut yaitu server VM yang didapat menggunakan CPU intel dengan kecepatan 2,4 GHz.

memperoleh SWAP memory linux sebesar 1 GB dengan running awal penggunaan memory fisik sebesar 1,2 GB dari 6 GB paketan RAM yang diperoleh.

mencoba ping ke koneksi repo luar yang ternyata terhubung ke mirror AWS mendapat ping diatas 100ms, sedangkan ping ke google dibawah 100ms. mimin belum sempat mencoba link repo local seperti kambing.ui.ac.id atau lainnya, namun biasanya harusna lebih cepat dalam perolehan ping dalam negeri tentunya.
berikut detail space disk yang awal,

Fitur dalam hosting
dalam akun hosting VPS yang didapat terdapat beberapa setup untuk keperluan VPS itu sendiri, dimana kendali utama untuk melihat VM sedang berjalan dengan baik atau tidak secara pemantauan langsung bisa menggunakan VNC yang perlu di enable diawal.


setelah itu lanjut ke “Launch Console” yang akan di bawa ke tab baru yaitu panel Virtualizor, disini masukan email akun yang terdaftar pada provider dan masukan password sesuai di tampilan awal di informasi paket VPS VM yang dipilih.

berikut tampilan awal setelah akses login berhasil, untuk manage vm bisa click panah paling kanan untuk melihat detail lebih lanjut. diaman akan ditambilkan status virtual server yang sedang dijalankan.

click icon VNC untuk melihat secara langsung kondisi VPS yang sedang running atau sudah di Play/Start.


terlihat untuk akses VNC nya sudah secara langsung bisa pakai tab browser dan bila menggunakan tool VNC for windows atau lainnya bisa menggunakan IP public VNC yang di informasikan.
beberapa setup lainnya memang lebih lengkap di Visualizor di atas, seperti upload ISO hingga Tasks And Logs.
Ketersediaan Rebuild VPS
berikut opsi VPS OS dan app yang sedang tersedia,
Speedtest internet
Test kecepatan internet yang diperoleh
[root@trial /]# cd home/[root@trial home]# wget https://bintray.com/ookla/rhel/rpm -O bintray-ookla-rhel.repo[root@trial home]# lsbintray-ookla-rhel.repo[root@trial home]# cp bintray-ookla-rhel.repo /etc/yum.repos.d/[root@trial home]# yum install speedtestInstalled: speedtest.x86_64 0:1.0.0.2_1.5ae238b-1Complete![root@trial home]# speedtestDo you accept the license? [type YES to accept]: yLicense acceptance recorded. Continuing. Speedtest by Ookla Server: OVH Cloud - Singapore (id = 20637) ISP: OVH Hosting Latency: 0.57 ms (0.06 ms jitter) Download: 95.68 Mbps (data used: 43.3 MB) Upload: 84.06 Mbps (data used: 113.1 MB)Packet Loss: 0.0% Result URL: https://www.speedtest.net/result/c/abdc3de2-a622-4cd5-b937-4dd8db23966e[root@trial home]#

hasil yang didapat seusai dengan paket yang diinfokan berikut

berikut hasil ping loss dengan koneksi jatim

berikut hasil trace route, terlihat server sepertinya ada di singapore


firewall hosting
secara defaul hosting untuk firewall status disable, yang artinya firewall langsung dari OS yang sedang terinstall/aktif di KVM hosting. jika di enable maka port akses dari internet akan melewati dahulu firewall dari hosting.

Custom OS Via ISO
Pasang apapun sistem operasi yang dibutuhkan, mendukung custom OS & instalasi menggunakan ISO file. namun upload max yang boleh yaitu 1 GB, lalu mimin mencobanya saja. dan ternyata upload hanya boleh 1 file iso dengan expired 2x24jam.

ubah posisi boot KVM ke iso tadi

test coba linux yang dile ISO dibawah 1 GB yaitu linux mint versi lawas 15.0.

awalnya linux bisa di upload dan booting dengan baik ke KVM namun pada prosesnya terjadi Kernel Panic. hal ini wajar dikarenakan tidak ada opsi jenis OS boot yang sedang digunakan di menu hosting ataupun di virtualizor nya.

lalu coba boot linux 20.04 LTS masih bisa di install dengan baik

Rebuild VPS – OS UBUNTU
mencoba fitur install ulang (rebuild) OS Ubuntu, opsi yang disediakan masih sedikit. untuk ubuntu masih versi 18.04 nanti mimin coba upgrade ke terbaru. untuk rebuild di sini seperti berikut

memakan waktu kurang lebih sekitar 10 menit untuk Rebuild VPS nya sampai Up IP Public nya kembali. berikut panampakan awalnya setelah selesai

Upgrade Test Ubuntu 18.04
menggunakan beberapa sumber link untuk perintah upgrade ubuntu 20.04
Panduan Cara Upgrade ke Ubuntu 20.04 Terbaru
Cara Upgrade Ubuntu ke 20.04 LTS
perintah singkat yang di ambil yaitu
apt update && sudo apt dist-upgrade
systemctl reboot
full-upgrade
do-release-upgrade

berikut hasil akhirnya, sedikit masalah ketika selesai boot awal tidak tampil login waktu di VNC ke VPS nya

GUI Gnome Ubuntu 20.04
mimin langsung hajar saja dengan install GUI GNOME nya dengan link sumber berikut
Cara memasang Gnome pada Ubuntu 20.04 LTS Focal Fossa
perintah singkat yang di ambil yaitu
apt install gnome-session gdm3
reboot

lanjut lagi menjalankan perintah
apt install tasksel
tasksel install ubuntu-desktopreboot
VNC ulang dan akan terlihat WELCOME GNOME berikut, ikuti langkahnya hingga masuk desktop



mencoba install browser dan cek koneksi internetnya, ternyata tidak berjalan dengan mulus langsung buka internet nya karena DNS nya belum tersambung dengan baik.
berikut awal melakukan cek koneksi internet di ubuntu nya dengan menyusaikan DNS nya, dari link berikut
Cara Setting IP Address Ubuntu Server 20.04
perintah singkat yang di ambil yaitu
nano /etc/netwok/interfaces
dns-servers 8.8.8.8
nano /etc/resolv.conf
nameserver 8.8.8.8
nameserver 8.8.4.4
reboot
dimana setting LAN di control center ubuntu tidak tersedia secara langsung

dan akhirnya bisa berselancar ke internet

berikut info untuk hasil upgrade yang didapat
test install Synaptic Package Manager, dari sumber link berikut
Install Synaptic Package Manager On Ubuntu 20.04 LTS
perintah singkat yang di ambil yaitu
apt-get install synaptic
Testing : Cara mudah dan sederhana Install SQL Server di UBUNTU 20.04 – VPS KVM Hosting
KESIMPULAN
- Kapasitas upload file ISO max 1 GB, mungkin lebih baik di kisaran max 5 GB agar bila ada kebutuhan remaster khusus linux bisa masuk dan di uji coba
- untuk VNC yang tersedia sering putus ketika booting atau restart, hingga harus di konek ulang secepatnya. mungkin di belakang KVM hosting bisa menyesuaikan kembali
- belum tersedianya beberapa keluarga besar linux seperti SUSE, Debian, Redhat, BSD. mungkin kedepanya semoga ada penambahan bertahap dan khususnya windows server 2012 hingga terbaru
- mungkin spesifikasi VPS VM yang perlu dipercantik adanya pilihan 8-10 core dengan memory 8 GB dan storage 80 GB, serta harga di sekitaran menarik lagi yaitu 550k mungkin
- masih belum mendukung layanan Pay-As-You-Go
akhir kata berikut total biaya jika ingin melanjutkan layanan di setiap bulannya

tutorial tambahan lainnya
How to install Flatpak apps on Ubuntu 20.04 LTS
maaf bila ada salah kata maupun istilah, silahkan memberi masukan.
salam rekan teknisi seprofesi
__________________________________
link profile teknis penulis



email : ariyaandro@gmail.com






Komentar
Posting Komentar