Langsung ke konten utama

Synology : Cloud Station ShareSync on NAS - REVIEW

cctv online mojokerto,cctv mojokerto mojokerto cctv mojokerto jawa timur,live cctv mojokerto,

email : ariyaandro@gmail.com

posting ke 757

penulis ingin menginfokan hasil penggunaan ShareSync pada NAS khusunya synology dari sisi hasil teknisnya. agar bagi yang sedang membuthkan dapat lebih jelas dalam penggunaannya.

dari postingan sebelumnnya

Synology : Cloud Station Server on NAS

penulis anggap NAS sudah ter-install Cloud Station ShareSync pada NAS yang ada dan sudah terkoneksi ke NAS utama Cloud Station Server. sehingga dapat dilihat seperti berikut

dimana sudah terlihat centang hijau terkoneksi ke NAS utama, dan folder yang sudah di tujukan untuk cloud client / sharesync akan langsung ter-sync ke NAS ke dua. metode sync yang dipakai hanya mode download only, sooo… bila ada file yang di hapus di NAS-2 maka tidak akan ter-copas kembali. berikut hasil cobanya…

NAS 1 dimana di NAS 2 sedang terhapus
file test coba di hilangkan dan sync ulang

dari gambar di atas, penulis coba untuk menghilangakn file yang berawal nama test* di NAS 2 dan beberapa saat kemudian tak ada file test yang ada seperti sebelumnya (seperti NAS 1). walau pun penulis juga mencoba ke seting-an sharesync untuk melakukan PAUSE sync dan start kembali. file test juga tak kunjung ter-recover semula.

berlanjut dengan rename file test di NAS 1 dan hasilnya sesaat itu sync dengan NAS 2 dengan nama file yang sudah ter-rename

file TEST yang terdownload ke NAS 2

terlihat file “test-ok-di-drive” yang semula sudah ter-rename di NAS 1 dan ter-download di NAS 2. maka file “test-ok-di-drive” yang ada tidak ter-rename, di biarkan dan “test-ok-di-drive-2” hasil rename di NAS 1 itu ter-download ke NAS 2.

berlanjut penulis melakukan hapus file “test-ok-di-drive-2” di NAS 2 dan makukan rename “test-ok-di-drive-2” to “test-ok-di-drive” di NAS 1. maka beberapa saat kemudian terjadi confict file di NAS 2. seperti berikut.

kesimpulan :
bahwa dalam mode download di sharesync yang ada akan cuman menarik file-file yang ada tanpa memperhatikan isi atau modif file itu sendiri. setiap yang beda dari NAS 2 terhadap NAS 1 baik nama file atau dari modif file nya akan di download oleh sharesync.

maaf bila ada salah kata maupun istilah, silahkan memberi masukan.
salam rekan teknisi seprofesi
__________________________________
link profile teknis penulis

cctv online mojokerto,cctv mojokerto mojokerto cctv mojokerto jawa timur,live cctv mojokerto,

email : ariyaandro@gmail.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Laptop : Lenovo ThinkPad X250 i5-5300u Series - 2021

Klik gambar untuk kontak via WhatsApp IG : https://www.instagram.com/linktech_cctv/ Klik gambar untuk menuju website email : ariyaandro@gmail.com POSTING 860 lanjut mimin juga dapat kesempatan cek seri x250 yang ditenagai i5 gen 5 series 5300u, yang dimana tulisan sebelumnya mengulas kakaknya yaitu series 5200u yang menarik juga. awal unbox ada sedikit permasalahan di Fan CPU dalam, sehingga awal menyalakan laptop ini warning FAN dan laptop langsung mati tidak bisa lanjut boot. https://pmdkduaonline.files.wordpress.com/2021/07/wp-1626745653642..mp4 *semua gambar/foto perangkat akan dikaburkan untuk keamanan privasi tampak depan sebelum cek FAN bagian dalam penampakan awal bongkar case laptop terlihat bercak debu-debu cantik lubang kisi-kisi pembuangan aman tak tampak debu yang menggumpal penampakan setelah dibersihkan sudah lebih baik dan FAN bisa berputar kembali dengan baik akhirnya bisa menyala dengan baik penampakan awal BIOS Fitur BIOS yang ada berikut sebagian fitur BIOS yang sem...

Troubleshoot : Cek dan Menurunkan Beban CPU Mikrotik karena SPI Service

email : ariyaandro@gmail.com POSTING 813 kapan lalu mimin mengalami kendala jaringan yang sedikit melemah dan ternyata ada gangguan load CPU pada mikrotik seri 2011UiAS-2HnD, lanjut gunakan tutorial berikut untuk menemukan dugaan yang ada Cara Mengetahui Proses yang Menyebabkan CPU Usage Tinggi di Mikrotik akhirnya terpantau CPU tinggi walau kondisi idle di luar jam kerja di beberapa minggu trakhir dengan rerata CPU load hampir 50 %, pertama untuk meastikan disable atau hapus rule yang tak terlalu wajib utk sementara. namun kendala CPU load cukup tinggi, dugaan rentang sekitar 2 minggu trakhir ada update OS itu yang mengakibatkan ada bug yang berimbas ke service SPI. dikarenakan router yang sama di lokasi berbeda dengan OS update yang sama dengan rule yang hampir sama jumlah aktifnya tidak mengalami load cukup tinggi. Cara Memperkecil Load CPU Mikrotik hasil pengecekan tool-profile ternyata service SPI yang sedang bermasalah memakan resource cukup tinggi dan merepotkan traffic jaringan...

Mikrotik : Wabah Setahun 2018-2019 yang masih eksis

email : ariyaandro@gmail.com Mikrotik : Serangan Hajime Botnet ke seluruh mikrotik dunia Mikrotik : Wabah september 2018 Mikrotik : Wabah Oktober 2018 Mikrotik : Wabah November 2018 Mikrotik : Wabah Januari 2019 dari daftar postingan yang termuat, sepertinya bug mikrotik dalam versi yang lebih lama dalam setahun ini masih ada yang menggunakannya. dimana bulan ini serangannya mirip dengan sebelumnnya yaitu melakukan seranga bertahap dari menyisipkan rule pada firewall, note bitcoin, membuat port NAT, mengaktifkan proxy, edit port service mikrotik dan lainnya. berikut capture serangan yang terjadi penyisipan file html ke storage mikrotik crate user baru dalam mikrotik membuat rule yang lebih banyak dari sebelumnnya dan cirihas bitcoin sertw webmoney berikut potongan code setting yang di sisipi,… syukur login utama belum terkunci… #apr/26/2019 10:29:32 by RouterOS 6.39.2 /system logging action set 1 disk-file-name=log /ip firewall address-list add address=10...